Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing en-US cekman373@gmail.com (Cekman, M.Pd.) dianramadan@stkippgri-lubuklinggau.ac.id (Dian Ramadan Lazuardi, M.Pd.) Sel, 16 Jun 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.1.0.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 ANALISIS NILAI SOSIAL CERITA RAKYAT DANAU RAYO DI MURATARA https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4092 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerita rakyat Danau Rayo di Kabupaten Musi Rawas Utara. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog dalam cerita rakyat Danau Rayo, sedangkan sumber data diperoleh dari teks cerita rakyat yang berkembang di masyarakat Muratara. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penafsiran nilai sosial berdasarkan teori nilai sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Danau Rayo mengandung berbagai nilai sosial, seperti nilai gotong royong, kepedulian sosial, tanggung jawab, kejujuran, dan ketaatan terhadap norma masyarakat. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam sikap dan perilaku tokoh-tokoh cerita. Simpulan penelitian ini adalah bahwa cerita rakyat Danau Rayo memiliki peran penting sebagai media pewarisan nilai sosial kepada generasi muda serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal.</p> Beben ., Romlah Rahmatullah, Anisa Pamili, Levi Nurjannah ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4092 Sel, 16 Jun 2026 10:41:09 +0000 DAMPAK BAHASA DAERAH TERHADAP EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI DESA F TRIKOYO https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4104 <p style="margin-top: 0cm; text-align: justify;"><span style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Arial',sans-serif;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan bahasa daerah terhadap eksistensi Bahasa Indonesia di Desa F Trikoyo. Fokus kajian diarahkan pada pola penggunaan bahasa dalam ranah keluarga, pendidikan, dan masyarakat serta sikap bahasa masyarakat terhadap Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penyusunan laporan. Data penelitian berupa tuturan lisan dan informasi sikap bahasa masyarakat Desa F Trikoyo. Sumber data diperoleh dari masyarakat setempat yang dipilih secara purposif berdasarkan usia dan latar belakang pendidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa daerah masih dominan digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama dalam ranah keluarga dan interaksi sosial. Kondisi ini berdampak pada rendahnya intensitas penggunaan Bahasa Indonesia di lingkungan informal. Namun, Bahasa Indonesia tetap memiliki peran penting sebagai bahasa resmi dalam pendidikan dan komunikasi formal. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan bahasa daerah tidak mengancam eksistensi Bahasa Indonesia, tetapi diperlukan upaya penyeimbangan penggunaan kedua bahasa agar Bahasa Indonesia tetap berfungsi optimal sebagai bahasa persatuan tanpa menghilangkan identitas bahasa daerah.</span></p> Bima Junio Wijaya, Diah Puspa Ningrum, Siti Nur Alfiani, Imelsha Imelsha ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4104 Sel, 16 Jun 2026 10:43:48 +0000 ALIH KODE DALAM PERCAKAPAN MAHASISWA DI LUBUKLINGGAU https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4087 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk alih kode, faktor penyebab, dan fungsi penggunaan alih kode dalam percakapan mahasiswa di Lubuklinggau. Kajian ini penting karena mahasiswa sebagai penutur muda cenderung menggunakan campuran bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan ragam gaul dalam komunikasi sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data melalui rekaman percakapan spontan mahasiswa di lingkungan kampus serta dokumentasi chat dari grup WhatsApp. Data penelitian berupa tuturan lisan dan tulisan yang memuat peristiwa alih kode. Sumber data adalah mahasiswa aktif dari berbagai program studi di Lubuklinggau. Analisis data dilakukan melalui tahapan transkripsi, identifikasi jenis alih kode, klasifikasi faktor penyebab, dan interpretasi makna menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode intern lebih dominan dibanding alih kode ekstern. Peralihan bahasa terjadi terutama antara bahasa Indonesia dan bahasa Melayu Palembang atau dialek Lubuklinggau. Faktor yang paling memengaruhi alih kode adalah kedekatan sosial, situasi informal, penyesuaian lawan tutur, dan kebutuhan penekanan makna. Fungsi alih kode yang ditemukan meliputi fungsi solidaritas, penegasan, pencipta suasana santai, dan penanda identitas lokal. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa alih kode merupakan strategi komunikasi yang wajar dan produktif digunakan mahasiswa di Lubuklinggau sebagai bentuk ekspresi identitas sekaligus penyesuaian konteks percakapan.</p> Dea Nur Fadillah, Martina Aliyah Rahma, Indy Anggraini, Muhammad Delliansyah ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4087 Sel, 16 Jun 2026 10:46:44 +0000 PERAN FILM ANIMASI ADIT DAN SOPO JARWO DALAM MENANAMKAN NILAI KARAKTER KEBERANIAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI LUBUKLINGGAU https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4050 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran film animasi <em>Adit dan Sopo Jarwo</em> dalam menanamkan nilai karakter keberanian pada siswa sekolah dasar di Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data dalam penelitian ini berupa adegan, dialog, serta perilaku tokoh yang mengandung nilai keberanian dalam film animasi <em>Adit dan Sopo Jarwo</em>, serta respons siswa terhadap tayangan tersebut. Sumber data terdiri atas sumber data primer berupa film animasi <em>Adit dan Sopo Jarwo</em> dan siswa sekolah dasar di Lubuklinggau, serta sumber data sekunder berupa buku, jurnal, dan dokumen yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi <em>Adit dan Sopo Jarwo</em> berperan dalam menanamkan nilai karakter keberanian melalui contoh sikap berani, jujur, bertanggung jawab, dan percaya diri yang ditunjukkan oleh tokoh-tokohnya. Nilai-nilai tersebut dapat dipahami dan diteladani oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan penelitian ini adalah bahwa film animasi <em>Adit dan Sopo Jarwo</em> efektif digunakan sebagai media pembelajaran karakter untuk menanamkan nilai keberanian pada siswa sekolah dasar.</p> <p>&nbsp;</p> Elsa Junita, Siska Malini, Vina Kurniasari, Sinta Yulia Pratiwi ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4050 Sel, 16 Jun 2026 10:48:48 +0000 NILAI MORAL DALAM CERITA RAKYAT “PUTRI SILAMPARI” https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4074 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya moral yang terkandung dalam cerita lokal Kota Lubuklinggau berjudul Cerita Putri Silampari. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi tahap pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa kutipan teks cerita yang mengandung nilai-nilai budaya moral, sedangkan sumber data berasal dari cerita rakyat Cerita Putri Silampari. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca dan catat. Analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menafsirkan nilai-nilai budaya moral yang terdapat dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cerita Silampari memuat berbagai nilai budaya moral, seperti kejujuran, tanggung jawab, kesetiaan, kepedulian sosial, kerja keras, dan sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui perilaku tokoh, konflik, serta peristiwa dalam alur cerita yang menggambarkan kehidupan masyarakat Lubuklinggau. Simpulan penelitian ini adalah bahwa Cerita Silampari berfungsi tidak hanya sebagai karya sastra hiburan, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai-nilai budaya moral yang penting untuk pembentukan karakter dan pelestarian budaya lokal bagi generasi muda.</p> Rhama Kvina, Ilham Anggara, Renita Amelia, Safina Moza Aulia ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4074 Sel, 16 Jun 2026 10:50:25 +0000 PERAN PUISI RAKYAT TANAH PERIUK TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS 5 SD https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4046 <p style="text-align: justify;"><span style="font-family: 'Arial','sans-serif';">Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran puisi rakyat Tanah Periuk dalam pembentukan karakter siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sastra dan pendidikan karakter. Prosedur penelitian meliputi tahap pengumpulan data, analisis, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa teks puisi rakyat Tanah Periuk serta hasil wawancara dan observasi terhadap siswa dan guru. Sumber data terdiri atas sumber data primer, yaitu puisi rakyat Tanah Periuk dan siswa kelas V SD, serta sumber data sekunder berupa buku, jurnal, dan referensi yang relevan dengan sastra anak dan pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung dalam puisi, kemudian mengaitkannya dengan sikap dan perilaku siswa dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi rakyat Tanah Periuk mengandung berbagai nilai karakter, seperti tanggung jawab, kerja sama, rasa hormat, kepedulian sosial, kejujuran, disiplin, dan ketekunan. Nilai-nilai tersebut tersampaikan melalui amanat, tokoh, serta peristiwa dalam puisi dan dapat dipahami siswa melalui kegiatan membaca, berdiskusi, dan refleksi. Simpulan penelitian ini adalah puisi rakyat Tanah Periuk berperan positif sebagai media pembelajaran sastra yang efektif dalam menanamkan dan menguatkan nilai-nilai karakter pada siswa kelas V sekolah dasar.</span></p> Yunita Sari, Eka Purwati, Cahaya Mauli, Dhini Permata Sari ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4046 Sel, 16 Jun 2026 10:52:31 +0000 MAKNA DAN FUNGSI SOSIAL BAHASA GAUL BETAWI ORA PADA REMAJA DI KOTA BEKASI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4161 <p>Bahasa gaul remaja merupakan bentuk variasi bahasa yang berkembang secara dinamis seiring meningkatnya intensitas interaksi sosial di wilayah perkotaan. Di Kota Bekasi, bahasa gaul remaja menunjukkan kecenderungan kuat dalam menyerap unsur dialek lokal Betawi Ora yang kemudian mengalami penyesuaian bentuk dan makna sesuai kebutuhan komunikasi penuturnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna kontekstual dan fungsi sosial kosakata bahasa gaul berbasis Betawi Ora yang digunakan oleh remaja di Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data dikumpulkan melalui teknik simak libat cakap (SLC) dan simak bebas libat cakap (SBLC) dengan melibatkan 11 remaja berusia 18–22 tahun melalui tiga kali observasi yang dilakukan di ruang interaksi sosial publik. Hasil penelitian mengidentifikasi 15 kosakata kunci, di antaranya <em>bagen, danta, ilok, sabi, dan eug</em>, yang maknanya sangat bergantung pada situasi tutur dan relasi antarpenutur. Temuan menunjukkan bahwa kosakata tersebut memiliki fungsi sosial multidimensional, yaitu sebagai penanda identitas kelompok, sarana ekspresi emosional, strategi penguat solidaritas, serta mekanisme pengendalian konflik. Penelitian ini menegaskan bahwa unsur dialek lokal tetap memiliki peran penting dalam membentuk identitas linguistik generasi muda di tengah dinamika masyarakat urban.</p> Mohammad Dharmansyah, Dian Karina Rachmawati, Idhoofiyatul Fatin ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4161 Rab, 17 Jun 2026 02:01:07 +0000 PENGGUNAAN MAJAS DAN DIKSI SEBAGAI CERMINAN EMOSI TOKOH DALAM NOVEL MALIOBORO AT MIDNIGHT KARYA SKYSPHIRE https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4177 <p>Penggunaan majas dan diksi dapat menentukan keindahan sekaligus kekuatan emosional sebuah karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan majas dan diksi dalam novel Malioboro at Midnight sebagai cerminan emosi tokoh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika. Pendekatan ini digunakan untuk meneliti dan menganalisis majas dan diksi dalam teks novel. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca keseluruhan novel, kemudian mencatat kutipan yang mengandung diksi dan majas. Teknik analisis data dilakukan dalam dua tahap, yaitu analisis stilistika untuk mengidentifikasi diksi dan majas, serta analisis emosi tokoh yang dirasakan. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan 53 majas dan 22 diksi yang dalam teks novel tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan majas dan diksi berperan penting dalam mencerminkan emosi tokoh, memperkuat ekspresi batin tokoh, menggambarkan kondisi emosional yang lebih hidup sehingga pembaca ikut terhanyut dalam kondisi yang dialami tokoh.</p> Frisca Dilla, Yuliarti ,, Agustina . ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4177 Rab, 17 Jun 2026 02:03:55 +0000 KONSTRUKSI MASKULINITAS DALAM NOVEL TERSESAT SETELAH TERLAHIR KEMBALI KARYA YOGA ZEN https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4276 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi maskulinitas dalam novel <em>Tersesat Setelah Terlahir Kembali </em>karya Yoga Zen dengan menggunakan kajian gender perspektif Raewyn Connell. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian berupa novel <em>Tersesat Setelah Terlahir Kembali</em>, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan yang merepresentasikan praktik maskulinitas tokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, klasifikasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi maskulinitas dalam novel dibentuk melalui enam aspek utama, yaitu (1) tubuh, (2) lembut-kuat, (3) perasaan-pengetahuan sains (4) domestik-luar domestik (5) pola gender-politik, olahraga serta (6) domestik-dunia kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa maskulinitas tidak bersifat tetap, melainkan merupakan hasil konstruksi sosial yang dinamis, relasional, dan dipengaruhi oleh konteks budaya serta praktik sosial dalam masyarakat</p> Riskiyeh ., Andaru Ratnasari ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4276 Rab, 17 Jun 2026 02:25:58 +0000 PEMANFAATAN GOOGLE EARTH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 2 SURAKARTA https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4016 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan cara memanfaatkan Google Earth sebagai media pembelajaran keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas X SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian ini adalah teks deksripsi yang ditulis oleh siswa dalam bentuk paragraf menggunakan Google Earth. Sumber data penelitian ini adalah 28 siswa kelas X-3 SMA Muhammadiyah 2 Surakarta dan satu guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi kegiatan siswa, wawancara guru Bahasa Indonesia, dan dokumentasi berupa foto dan vidio pelaksanaan pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis Spradley dan teknik analisis isi. Validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat diketahui bahwa pemanfaatan Google Earth sebagai media pembelajaran menulis karangan memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan kualitas tulisan siswa yang meliputi: (1) tulisan yang konkret dan komunikatif, (2) struktur yang sesuai kaidah, dan (3) peningkatan daya ekspresif dan ketepatan dalam pemilihan diksi. Berdasarkan hasil post-test terdapat peningkatan yang signifikan dari 28 siswa, sebanyak 15 siswa (53,57%) memperoleh nilai 100, 11 siswa (39,29%) memperoleh nilai 90, dan 2 siswa (7,14%) memperoleh nilai 80.</p> Siti Layinatul Halimah, Miftakhul Huda ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4016 Rab, 17 Jun 2026 02:50:41 +0000 ANALISIS BAHASA SINGKATAN DAN EMOTIKON PADA APLIKASI INSTAGRAM SEBAGAI CIRI KOMUNIKASI DIGITAL MAHASISWA UNPARI https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4053 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna penggunaan bahasa singkatan dan emotikon pada aplikasi Instagram sebagai ciri komunikasi digital mahasiswa UNPARI. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi tahap pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa tuturan tertulis yang mengandung bahasa singkatan dan emotikon, sedangkan sumber data berasal dari unggahan, komentar, dan pesan pada aplikasi Instagram yang digunakan oleh mahasiswa UNPARI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan pencatatan. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk bahasa singkatan dan emotikon, mengelompokkan berdasarkan jenis dan fungsinya, kemudian menafsirkan makna penggunaannya dalam konteks komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa singkatan dan emotikon digunakan untuk mengefisienkan penyampaian pesan, mengekspresikan emosi, memperkuat maksud tuturan, serta menciptakan keakraban antarpengguna Instagram. Penggunaan unsur tersebut juga mencerminkan kreativitas berbahasa dan adaptasi masyarakat terhadap perkembangan media sosial. Selain itu, pemakaian bahasa singkatan dan emotikon dipengaruhi oleh faktor situasi komunikasi, hubungan sosial antarpengguna, serta konteks budaya lokal. Simpulan penelitian ini adalah bahwa bahasa singkatan dan emotikon pada aplikasi Instagram merupakan ciri penting komunikasi digital mahasiswa UNPARI yang berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan sekaligus ekspresi identitas dan relasi sosial di ruang digital.</p> Dwi Anggita, Yulia Nirmalasari, Tita Kurnia Sari, Tiara Agma ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4053 Kam, 18 Jun 2026 00:50:25 +0000 PERAN MASYARAKAT DAN GENERASI MUDA MENJAGA TRADISI https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4103 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat dan generasi muda dalam menjaga dan melestarikan tradisi sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data terdiri atas tokoh adat, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda yang terlibat dalam pelaksanaan tradisi, serta dokumen pendukung terkait kegiatan adat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berperan sebagai penjaga nilai-nilai tradisi, pelaksana upacara adat, serta pengajar dan pemberi teladan bagi generasi muda. Generasi muda berperan sebagai penerus tradisi dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan adat, mempelajari nilai budaya, dan memanfaatkan teknologi untuk mendokumentasikan dan memperkenalkan tradisi. Penelitian ini juga menemukan bahwa sinergi antara masyarakat dan generasi muda menjadi kunci keberlangsungan tradisi, meskipun terdapat tantangan seperti rendahnya minat sebagian generasi muda dan keterbatasan fasilitas. Kesimpulannya, pelestarian tradisi bergantung pada kerja sama aktif antara masyarakat sebagai penjaga nilai dan generasi muda sebagai penerus dan inovator.</p> <p>&nbsp;</p> Gr. Mani, Tiwi Setyo Putri, Nina Herli Yanti Putri, Bayu Kirana Al azziz ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4103 Kam, 18 Jun 2026 00:54:41 +0000 DAMPAK GAYA HIDUP DIGITAL TERHADAP MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR REMAJA SMP DI LUBUKLINGGAU https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4076 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak gaya hidup digital terhadap minat dan motivasi belajar remaja SMP di Lubuklinggau. Gaya hidup digital ditandai oleh intensitas penggunaan gawai, media sosial, dan internet yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Prosedur penelitian meliputi penyusunan instrumen berupa angket, penentuan sampel siswa SMP secara purposive, penyebaran angket, pengumpulan data, serta analisis data secara sistematis. Data primer diperoleh dari angket yang disebarkan kepada siswa SMP di beberapa sekolah di Lubuklinggau. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif untuk mengetahui pola gaya hidup digital serta tingkat minat dan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup digital memiliki dampak positif dan negatif terhadap minat dan motivasi belajar. Dampak positif berupa kemudahan mengakses informasi dan sumber belajar digital yang meningkatkan minat belajar. Dampak negatif berupa menurunnya konsentrasi, ketergantungan pada gawai, dan berkurangnya motivasi belajar akibat penggunaan media digital yang berlebihan. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa gaya hidup digital berpengaruh signifikan terhadap minat dan motivasi belajar remaja SMP di Lubuklinggau, sehingga diperlukan pengelolaan dan pengawasan penggunaan teknologi digital agar mendukung proses belajar secara optimal.</p> Imelda ., Mukhbita ., Elmi Sutri, Nessa Ayu Salsabilla ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4076 Kam, 18 Jun 2026 00:58:36 +0000 NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DESA AIR BELITI https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4085 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya lokal Musi Rawas dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan prosedur penelitian meliputi perencanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa perilaku, tradisi, dan aktivitas sosial masyarakat yang mencerminkan nilai-nilai budaya lokal, seperti gotong royong, musyawarah, sopan santun, dan rasa kekeluargaan. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya lokal Musi Rawas masih diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kegiatan sosial, adat, dan interaksi antarindividu. Nilai-nilai tersebut berperan penting dalam membentuk kebersamaan, kepedulian sosial, dan menjaga keharmonisan masyarakat. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa nilai-nilai budaya lokal Musi Rawas memiliki peran strategis sebagai pedoman hidup masyarakat dan perlu dilestarikan sebagai identitas &nbsp;budaya daerah di tengah perkembangan zaman.</p> Indah Oktaviyani, Shindi Sulastri, Rafi Jaka Kusuma, Iqbal Febriandani ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4085 Kam, 18 Jun 2026 01:06:33 +0000 MEDIA SOSIAL DAN DINAMIKA BAHASA NEGATIF GENERASI DIGITAL : MILENIAL, GEN Z, GEN ALPHA https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4052 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media sosial terhadap perilaku berbahasa negatif pada generasi digital di era globalisasi. Generasi digital yang dimaksud meliputi Milenial, Generasi Z, dan Generasi Alpha yang aktif menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi dan ekspresi diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi, pencatatan, dan dokumentasi, kemudian dilanjutkan dengan pengelompokan dan analisis data. Data penelitian berupa tuturan, komentar, dan unggahan media sosial yang mengandung bahasa negatif. Sumber data diperoleh dari platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp, serta didukung oleh sumber pustaka yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan memperhatikan konteks sosial dan budaya penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh signifikan dalam memperkuat penggunaan bahasa negatif melalui proses imitasi, normalisasi, dan budaya viral. Perilaku berbahasa negatif cenderung dianggap wajar dan menjadi bagian dari gaya komunikasi generasi digital. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa media sosial berperan besar dalam membentuk pola komunikasi generasi digital, sehingga diperlukan upaya peningkatan literasi digital dan penanaman etika berbahasa untuk meminimalkan dampak negatifnya.</p> Wilden Defran Alkahfi Septian, Chynta Permata Olivia, Sutriyaningsih ., Ria Anggraini ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4052 Kam, 18 Jun 2026 01:11:51 +0000 THE EFFECT OF THE PROJECT BASED LEARNING (PJBL) MODEL ON CRITICAL THINKING SKILLS IN INDONESIAN LANGUAGE SUBJECTS FOR FIFTH GRADE STUDENTS AT MIN 8 BANDAR LAMPUNG https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4202 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Project Based Learning (PjBL</em>) terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V di MIN 8 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experimental design menggunakan bentuk pretest-posttest control group design. Penelitian dilakukan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 37 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, N-Gain, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji N-Gain menunjukkan kelas eksperimen memperoleh rata-rata 66,22 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 30,30 dengan kategori rendah. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 &lt; 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran <em>Project Based Learning (PjBL</em>) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V di MIN 8 Bandar Lampung.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Jestia Lusiana, Syofnidah Ifrianti, Hasan Sastranegara ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4202 Sen, 22 Jun 2026 08:05:31 +0000 EFEKTIVITAS MEDIA KARTU CERITA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4280 <p style="text-align: justify;"><span lang="IN">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media kartu cerita dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 32 siswa di MIS Hidayatul Hasaniyyah pada semester genap tahun 2026. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berbicara dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa yang signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 45,62 pada pra siklus menjadi 63,72 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 82,78 pada siklus II. Dari segi ketuntasan belajar, pada pra siklus hanya 9,38% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM = 70), kemudian meningkat menjadi 46,88% pada siklus I, dan mencapai 87,50% pada siklus II. Pada siklus I digunakan kartu cerita berbasis gambar untuk merangsang ide siswa, sedangkan pada siklus II digunakan kartu cerita berbasis teks yang kontekstual untuk membantu siswa menyampaikan ide secara lebih terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media kartu cerita efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, baik dari segi hasil belajar maupun ketuntasan. Penggunaan media secara bertahap juga mampu meningkatkan kepercayaan diri dan partisipasi siswa dalam pembelajaran.</span></p> Anugrah Agung, Lusi Lastriani, Salamah ., Masrifa Hidayani, Khermarina . ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4280 Sen, 22 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK DALAM MENULIS TEKS CERPEN BERBASIS MEDIA SOSIAL PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 PEMATANGSIANTAR https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4279 <p>Penelitian ini berangkat dari kendala-kendala yang dialami siswa SMP Negeri 1 Pematangsiantar dalam keterampilan menulis teks cerpen. Kendala tersebut, yaitu kesulitan untuk memahami materi teks cerpen, siswa cenderung bosan dalam mempelajari materi teks cerpen. Oleh sebab itu penelitian ini berupa mencarikan solusi dengan mengembangkan bahan ajar elektronik dalam menulis teks cerpen berbasis media sosial pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pematangsiantar. Pengembangan bahan ajar ini diharapkan dapat membatu siswa dalam mengatasi kendala-kendala dalam pembelajaran menulis cerpen. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah <em>Research and Development </em>(R&amp;D). Hasil analisis terhadap penilaian validator ahli dan tanggapan pengguna produk menunjukkan bahwa bahan ajar elektronik dalam menulis teks cerpen berbasis media sosial pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pematangsiantar “sangat layak” untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis teks cerpen</p> Ardhanareswari Muadilah, Yulia Arfanti ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4279 Sen, 22 Jun 2026 08:12:42 +0000 PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS KOLABORASI INTERAKTIF DAN PARTISIPATIF TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PUISI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP PERINTIS 29 SEMARANG https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4155 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca puisi peserta didik akibat kurangnya keterlibatan aktif dalam pembelajaran, dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran berbasis kolaborasi interaktif dan partisipatif terhadap peningkatan keterampilan membaca puisi peserta didik kelas VIII di SMP Perintis 29 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen berupa <em>one-group pretest–posttest design</em> dengan subjek sebanyak 13 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca puisi yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai dari 58,46 menjadi 83,84. Selain itu, terjadi peningkatan pada aspek afektif dan psikomotorik, seperti keaktifan, kepercayaan diri, dan kemampuan bekerja sama peserta didik. Peningkatan juga terlihat pada aspek intonasi dan lafal, meskipun aspek penghayatan masih perlu ditingkatkan. Hasil ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran berbasis kolaborasi interaktif dan partisipatif yang berlandaskan teori konstruktivisme mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik, sehingga berpotensi menjadi alternatif strategi pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan membaca puisi.</p> Siti Fatimah, Najwa Qurrota A’yun, Agus Wismanto ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4155 Sen, 22 Jun 2026 08:17:03 +0000 ARENA DAN STRATEGI TOKOH DALAM KONFLIK KELUARGA DI NOVEL KINANTI KARYA MARGARETH WIDHY PRATIWI https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4206 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Konflik keluarga sering muncul akibat perbedaan nilai dan kebiasaan hidup antaranggota keluarga. Novel&nbsp; </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kinanti</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> &nbsp;karya Margareth Widhy Pratiwi merepresentasikan dinamika tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan arena keluarga serta strategi tokoh dalam mempertahankan dan melawan kekuasaan di dalam novel tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah sastra sosiologi. Perspektif teoretik yang dipakai adalah konsep arena dan strategi dari Pierre Bourdieu. Konsep tersebut diperkuat dengan teori hegemoni dan dominasi dari Antonio Gramsci. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak katat. Sumber data primernya adalah novel&nbsp; </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kinanti</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Data berupa frase, kata, kalimat, dan paragraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga dalam novel ini direpresentasikan sebagai arena pertarungan simbolik. Pertarungan tersebut terjadi akibat benturan antara kebiasaan hidup tradisional Jawa yang konservatif dan kebiasaan hidup modern yang egaliter. Dari 34 tokoh ditemukan empat arena utama. Keempat arena tersebut menampilkan strategi hegemoni, dominasi, kontra hegemoni, dan kontra dominasi. Strategi hegemoni melalui keteladanan dan perlindungan konsistensi terbukti lebih berhasil membentuk ketahanan mental generasi penerus. Sementara itu, strategi dominasi yang mengandalkan ancaman ekonomi atau kekerasan fisik cenderung gagal. Kegagalan negosiasi kebiasaan hidup dapat mendorong individu untuk keluar dari arena sebagai strategi terakhir.</span></span></p> Eka Septiani, Sungging Widagdo, Didik Supriadi ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4206 Sen, 29 Jun 2026 01:07:59 +0000