PENGARUH PENERAPAN MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HOTS, MOTIVASI DAN MINAT PESERTA DIDIK
Abstrak
Penelitian ini dilakasanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model PBLberbantuan media Google Classroom terhadap HOTS, motivasi dan minat peserta didik di SMA Yapis Manokwari sebelum dan sesudah perlakuan. Fokus perlakuan yaitu pada ranah C4, C5 dan C6. Metode penelitian pre eksperimental design dengan desain penelitian the one group pretes-posttest design. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XII IPA SMA Yapis Manokwari yang berjumlah 21 orang. Instrumen yang digunakan untuk melihat HOTS peserta didik adalah soal esai yang terdiri dari 6 nomor. Hasil data pretest dan posttest yang dianalisis terdistribusi normal dan homogen, hipotesis di uji menggunakan uji wilcoxson dengan nilai signifikansi α = 0,05. Hasil nilai sig 2 tailedyang diperoleh sebesar 0,00 dimana kurang dari taraf signifikansi 0,05 sehingga keputusan hipotesis adalah H0 ditolak atau HA diterima, serta hasil HOTS dalam kategori cukup, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan model PBLberbantukan media google classroom terhadap HOTS pada peserta didik dalam proses pembelajaran. Data hasil angket dianalisi menggunakan winstep, dimana person measure 0,58 ˃ 0,00 untuk motivasi dan 0,08 ˃ 0,00, secara umum peserta didik memiliki motivasi dan minat yang baik terhadap pembelajaran.
Referensi
Arifin, Z. (2017). Kriteria Instrumen dalam suatu penelitian. Jurnal Theorems (the Original Research of Mathematics), 2(1).
Arikunto, Suharsimi. (2013) Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 2. Jakarta: Bumi Aksara.
Diani, R., Asyhari, A., & Julia, O. N. (2018). Pengaruh model RMS (reading, mind mapping and sharing) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada pokok bahasan Impuls dan Momentum. Jurnal Pendidikan Edutama, 5(1), 31-44.
Djamarah, Syaiful. (2008). Psikologi Blajar. jakarta: PT Rineka Cipta.
Frangkel, J R and N E Wallen. (2009). How to Design and Evaluate Research in Education. Boston: McGraw-Hill.
Gunawan, F. I., & Sunarman, S. G. (2018). Pengembangan Kelas Virtual Dengan Google Classroom Dalam Keterampilan Pemecahan Masalah (Problem Solving) Topik Vektor Pada Siswa Smk Untuk Mendukung Pembelajaran. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Etnomatnesia.
Hikmat. (2009). Menejemen Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Hodiyanto, H. (2018). Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Higher Order Thingking Skills (Hots) Matematis Siswa. Buana Matematika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika, 8(2:), 101-108.
Matondang, Z. (2009). Validitas dan Reliabilitas Suatu Instrumen Penelitian. Jurnal Tabularasa, 6(1), 87-97.
Gumay, O. P. U., & Framanta, A. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick pada Mata Pelajaran Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri Sukakarya. Jurnal Perspektif Pendidikan, 13(1), 65-72.
Permendikbud. (2013). Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses.".
Permendikbud. (2014). No 59 dan 103 Tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Menengah.".
Pramesti. G. (2014). Kupas Tuntas Data Penelitian dengan SPSS 22. Jakarta: Alex Media Komputindo.
Rahmi, Wahyuni dan Aminah.(2016)Pembelajaran Matematika dengan Model Kooperatif Tipe Thing Pair Share (TPS) Berbantukkan Media Ular Tangga untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa.Jurnal Pendidikan Almuslim 4 (1): 5-10.
Ratumanan, T.G dan T Laurens. 2011. Penilaian Hasil Belajar Tingkat Satuan Hasil Belajar. Surabaya: Unesa University Press.
Rosnawati, R. (2009). Enam Tahapan Aktivitas Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Mendayagunakan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa. In Jurnal Disampaikan dalam Seminar Nasional dengan tema:“Revitalisasi MIPA dan Pendidikan MIPA dalam Rangka Penguasaan.
Royantoro, F., Mujasam, M., Yusuf, I., & Widyaningsih, S. W. (2018). Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Higher Order Thinking Skills Peserta Didik. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 6(3), 371-382.
Sugiono. (2015). Metode Penelitian PendidikanPendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R & B". Bandung: Alfabeta.
Sukamto, B.C. (2012). "E-Learning Jaringan Komputer Berbasis Web dan Aplikasi Mobile." Jurnal Teknik Elektro 1(1): 75-78.
Usman, Uzer. (2009). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
UUD RI. (2003). UUD RI No 20 Bab 1 Pasal 1 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wicaksono, V. D., & Rachmadyanti, P. (2017). Pembelajaran Blended Learning Melalui Google Classroom Di Sekolah Dasar. Seminar Nasional Pendidikan PGSD UMS & HDPGSDI Wilayah Jawa (2017).
Widi, R. (2011). Uji Validitas Dan Reliabilitas Dalam Penelitian Epidemiologi Kedokteran Gigi. Stomatognatic (JKG Unej), 8(1), 27-34.
Yusuf, I., & Widyaningsih, S. W. (2018). Pembelajaran PBL Berbantuan Lab-Vir Melalui Lesson Study dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Fisika Umum Universitas Papua. Jurnal Pendidikan Fisika (JPF) UM Metro, 5(2).
Yusuf, I., & Widyaningsih, S. W. (2018). Profil Kemampuan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS di Jurusan Pendidikan Fisika Universitas Papua. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(1), 42-49.
Yusuf, I., & Widyaningsih, S. W. (2019). HOTS profile of physics education students in STEM-based classes using PhET media. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1157, No. 3, p. 032021). IOP Publishing.
Yusuf, I., Widyaningsih, S. W., & Djalimun, S. (2019). Best practice to improve students’ HOTS using simple tool media-based learning in group investigation model at the State Senior High School 1 Manokwari. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1321, No. 3, p. 032080). IOP Publishing.
Yusuf, I., Widyaningsih, W., & Sebayang, R. B. (2018). Implementation of E-Learning Based-STEM on Quantum Physics Subject to Student HOTS Ability. Journal of Turkish Science Education (TUSED), 15.



.png)

