Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing en-US cekman373@gmail.com (Cekman, M.Pd.) dianramadan@stkippgri-lubuklinggau.ac.id (Dian Ramadan Lazuardi, M.Pd.) Fri, 11 Sep 2026 06:48:49 +0000 OJS 3.1.0.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 NORMALISASI BAHASA NEGATIF MELALUI MEDIA SOSIAL PADA MILENIAL, GEN Z, DAN GEN ALPHA LUBUK LINGGAU https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4101 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses normalisasi bahasa negatif melalui media sosial pada tiga generasi digital, yaitu Milenial, Generasi Z, dan Generasi Alpha. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang membentuk pola interaksi dan nilai kebahasaan penggunanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Prosedur penelitian meliputi observasi, pencatatan, dan dokumentasi terhadap tuturan, komentar, dan unggahan media sosial, kemudian dilanjutkan dengan pengelompokan serta analisis data. Data penelitian berupa satuan bahasa tertulis yang mengandung unsur bahasa negatif, seperti kata kasar, ejekan, sindiran, dan ungkapan merendahkan. Sumber data diperoleh dari platform media sosial Instagram, TikTok, dan WhatsApp, serta didukung oleh artikel jurnal nasional yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan mempertimbangkan konteks sosial dan karakteristik masing-masing generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam menormalisasi bahasa negatif melalui mekanisme imitasi, pengulangan, dan budaya viral. Bahasa negatif cenderung diterima sebagai hal wajar dan menjadi bagian dari gaya komunikasi generasi digital, dengan pola yang berbeda pada setiap generasi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa normalisasi bahasa negatif di media sosial berpotensi menurunkan kualitas etika berbahasa, sehingga diperlukan penguatan literasi digital dan pembinaan etika berbahasa lintas generasi.</p> Sutriyaningsih ,, Ria Anggraini, Chynta Permata Olivia, Wilden Defran Alkahfi Septian ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4101 Fri, 11 Sep 2026 06:50:47 +0000 DAMPAK BAHASA DAERAH SELANGIT TERHADAP EKSTENSITAS BAHASA NASIONAL https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4084 <p style="text-align: justify;"><span lang="EN-GB" style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Arial',sans-serif;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan bahasa daerah Selangit terhadap ekstensi dan perkembangan bahasa nasional di masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan prosedur pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap 150 responden yang merupakan penutur aktif bahasa Selangit. Sumber data berasal dari masyarakat lokal, dokumen resmi penggunaan bahasa, dan literatur terkait bahasa daerah dan bahasa nasional. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk mengetahui frekuensi, pola penggunaan, serta hubungan antara intensitas penggunaan bahasa daerah dengan pemahaman dan penguasaan bahasa nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Selangit secara intensif cenderung memperkaya kosakata bahasa nasional, namun terdapat indikasi pengurangan beberapa aspek formal bahasa nasional di kalangan generasi muda. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa bahasa daerah Selangit memiliki pengaruh signifikan terhadap keberlanjutan bahasa nasional, terutama dalam aspek kosakata dan ekspresi kultural, sehingga upaya pelestarian bahasa daerah perlu dilakukan tanpa mengurangi peran bahasa nasional sebagai bahasa persatuan.</span></p> Rafi Jaka Kusuma, Iqbal Febriandan, Indah oktaviyani, Shindi Sulastri ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4084 Fri, 11 Sep 2026 06:54:58 +0000 PERAN PUISI RAKYAT SENJANG DAERAH BATU URIP TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS V SD DI KOTA LUBUK LINGGAU https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4061 <p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Arial',sans-serif;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran puisi rakyat <em><span style="font-family: 'Arial',sans-serif;">Senjang Batu Urip</span></em> terhadap pembentukan karakter siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa teks puisi rakyat <em><span style="font-family: 'Arial',sans-serif;">Senjang Batu Urip</span></em> serta perilaku dan respons siswa dalam proses pembelajaran. Sumber data terdiri atas sumber primer, yaitu puisi rakyat <em><span style="font-family: 'Arial',sans-serif;">Senjang Batu Urip</span></em>, dan sumber sekunder berupa guru kelas serta siswa Kelas V SD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi rakyat <em><span style="font-family: 'Arial',sans-serif;">Senjang Batu Urip</span></em> berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa, seperti religius, disiplin, jujur, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa hormat. Nilai-nilai karakter tersebut tersampaikan melalui pesan moral dan makna yang terkandung dalam puisi sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa puisi rakyat <em><span style="font-family: 'Arial',sans-serif;">Senjang Batu Urip</span></em> dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mendukung penguatan pendidikan karakter siswa Kelas V SD.</span></p> Eka Purwati, Yunita Sari, Permata Permata Sari, Cahaya Mauli ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4061 Fri, 11 Sep 2026 06:56:41 +0000 ANALISIS BAHASA SINGKATAN DAN EMOTIKON PADA APLIKASI FACEBOOK SEBAGAI KOMUNIKASI DIGITAL MAHASIWA PRODI. PEND. BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNPARI https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4055 <p>This study aims to describe the form, function, and meaning of the use of abbreviations and emoticons on the Facebook application as a means of digital communication for students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program, UNPARI. This study uses a qualitative descriptive method. The research procedure includes data collection, data classification, analysis, and conclusion drawing. The research data consists of words, phrases, and emoticon symbols found in posts and comments columns of Facebook users. The data source comes from screenshots of posts and comments on Facebook accounts of students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program UNPARI who actively interact digitally. The data collection technique was carried out through the observing and taking notes method. Data analysis was carried out by identifying the types of abbreviations and emoticons, grouping them based on form and function, and then interpreting their meaning in the context of digital communication. The results show that the abbreviations used include phonological, graphological, and acronyms, while emoticons function as emotional markers, meaning emphasizers, and substitutes for nonverbal expressions. The use of abbreviations and emoticons aims to accelerate communication, create familiarity, and adapt to digital culture. The conclusion of this study shows that abbreviated language and emoticons have an important role in shaping the digital communication style of Indonesian language UNPARI and literature education students which is practical, expressive, and contextual.</p> Tita Kurnia Sari, Yulia Nirmalasari, Dwi Anggita, Tiara Agma ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4055 Fri, 11 Sep 2026 07:00:41 +0000 DAMPAK GAYA HIDUP DIGITAL TERHADAP MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR ANAK TINGKAT SD DI LUBUKLINGGAU https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4051 <p>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak gaya hidup digital terhadap minat dan motivasi belajar anak sekolah dasar di Kota Lubuk Linggau. Gaya hidup digital yang ditandai oleh penggunaan gawai, internet, dan media digital semakin memengaruhi perilaku belajar siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional.Data penelitian diperoleh melalui penyebaran angket kepada siswa sekolah dasar di Kota Lubuk Linggau yang dipilih menggunakan teknik sampling acak. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh dari respons langsung siswa serta data sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen pendukung yang relevan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup digital dengan minat dan motivasi belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup digital memberikan pengaruh terhadap minat dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Penggunaan perangkat digital yang tidak terkontrol cenderung menyebabkan penurunan fokus dan motivasi belajar, sedangkan pemanfaatan teknologi digital secara tepat dapat meningkatkan minat belajar melalui media pembelajaran interaktif.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa gaya hidup digital memiliki dampak yang signifikan terhadap minat dan motivasi belajar remaja sekolah dasar di Kota Lubuk Linggau. Oleh karena itu, diperlukan dapat diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran secara optimal.pengawasan dan bimbingan dari orang tua serta guru agar penggunaan teknologi digital</p> Mukhbita ., Imelda ., Elmi Sutri, Nessa Ayu Salsabilla ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4051 Fri, 11 Sep 2026 07:03:12 +0000 NILAI SOSIAL DALAM CERITA RAKYAT "PUTRI SILAMPARI" https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4088 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerita lokal Kota Lubuklinggau berjudul Cerita Putri Silampari. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur penelitian meliputi tahap pengumpulan data, klasifikasi data, analisis, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa kutipan-kutipan cerita yang memuat nilai sosial, sedangkan sumber data adalah teks cerita rakyat Putri Silampari yang berkembang di masyarakat Kota Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, menafsirkan, dan mengelompokkan nilai-nilai sosial berdasarkan teori nilai sosial yang meliputi nilai kerja sama, kepedulian sosial, tanggung jawab, kesetiaan, dan keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cerita Putri Silampari mengandung nilai sosial yang kuat, terutama nilai kepedulian terhadap sesama, kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat, kesetiaan terhadap keluarga, serta tanggung jawab individu terhadap lingkungan sosialnya. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui tokoh dan alur cerita yang menggambarkan kehidupan masyarakat secara harmonis. Simpulan penelitian ini adalah bahwa Cerita Putri Silampari memiliki peran penting sebagai media pewarisan nilai sosial dan kearifan lokal yang relevan untuk dijadikan bahan pembelajaran karakter bagi masyarakat dan generasi muda.</p> Renita Amelia, Rhama Kvina, Ilham Anggara, Safina Moza Aulia ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4088 Fri, 11 Sep 2026 07:06:22 +0000 CAMPUR KODE DALAM PERCAKAPAN ANAK SMA DI LUBUK LINGGAU https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4060 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis campur kode dalam percakapan anak SMA di Kota Lubuk Linggau serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan lisan siswa SMA yang mengandung campur kode dalam situasi percakapan sehari-hari. Sumber data diperoleh dari siswa SMA di Kota Lubuk Linggau melalui teknik observasi, perekaman, dan pencatatan. Prosedur penelitian meliputi tahap pengumpulan data, transkripsi data, klasifikasi data, dan penarikan simpulan. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi bentuk campur kode, mengelompokkan jenis campur kode, serta menafsirkan faktor penyebab terjadinya campur kode berdasarkan konteks tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam percakapan anak SMA di Lubuk Linggau terdapat campur kode ke dalam (inner code-mixing) dan campur kode ke luar (outer code-mixing), yang umumnya melibatkan bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Faktor penyebab campur kode antara lain kebiasaan berbahasa, pengaruh lingkungan pergaulan, media sosial, dan keinginan untuk terlihat modern. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa campur kode merupakan fenomena bahasa yang wajar dan mencerminkan dinamika kebahasaan remaja di Lubuk Linggau.</p> Martina Alia Rahma, Indy Anggraini, Dea Nur Fadillah, Muhammad Delliansyah ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4060 Fri, 11 Sep 2026 07:08:42 +0000 PERAN FILM ANIMASI HAFIZ DAN HAFIZAH DALAM MENANAMKAN NILAI KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI LUBUKLINGGAU https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4112 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran film animasi Hafiz dan Hafizah dalam menanamkan nilai karakter religius pada siswa sekolah dasar &nbsp;Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur penelitian dilakukan melalui tahap pengumpulan data, pengelompokan data, analisis, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa dialog dan adegan yang mengandung nilai religius dalam beberapa episode film animasi Hafiz dan Hafizah. sumber data penelitian adalah tayangan film animasi Hafiz dan Hafizah yang dipilih sesuai dengan fokus penelitian. analisis data dilakukan dengan cara mengamati, mencatat, dan menafsirkan nilai karakter religius yang ditampilkan dalam film animasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Hafiz dan Hafizah memiliki peran dalam menanamkan nilai karakter religius pada siswa, seperti kebiasaan berdoa, melaksanakan ibadah, bersikap sopan, jujur, dan bersyukur. Nilai-nilai tersebut disampaikan melalui contoh perilaku tokoh dan dialog yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa film animasi Hafiz dan Hafizah dapat digunakan sebagai media pendukung pembelajaran dalam menanamkan nilai karakter religius pada siswa sekolah dasar.</p> Siska Mallini, Elsa Junita, Vina Kurniasari, Sinta Yulia Pratiwi, Keyira Azzahwa Eliyansyah ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4112 Fri, 11 Sep 2026 07:14:41 +0000 DAMPAK BAHASA MEDIA SOSIAL TERHADAP EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI Desa wonokerto https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4062 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan bahasa media sosial terhadap eksistensi Bahasa Indonesia di Desa Wonokerto. Perkembangan media sosial memengaruhi pola komunikasi masyarakat, terutama dalam penggunaan bahasa tidak baku yang berpotensi memengaruhi sikap dan kebiasaan berbahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui observasi penggunaan bahasa pada media sosial masyarakat Desa Wonokerto serta wawancara mendalam dengan informan yang terdiri atas remaja dan orang dewasa. Data penelitian berupa data kualitatif yang mencakup penggunaan bahasa gaul, singkatan, akronim, campur kode, alih kode, dan penggunaan Bahasa Indonesia baku. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh dari observasi dan wawancara, serta data sekunder berupa jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa media sosial di Desa Wonokerto didominasi oleh bahasa tidak baku, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda, dan memengaruhi kebiasaan berbahasa dalam kehidupan sehari-hari. Namun, Bahasa Indonesia tetap digunakan secara konsisten dalam ranah formal seperti pemerintahan desa dan pendidikan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa media sosial memberikan dampak ganda terhadap eksistensi Bahasa Indonesia, yaitu berpotensi melemahkan kepatuhan terhadap kaidah bahasa baku, tetapi tidak menghilangkan fungsi dan keberadaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional di Desa Wonokerto</p> Diah Puspa Ningrum, Siti Nur Alfiani, Bima Junio Wijaya, Imelsha . ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4062 Fri, 11 Sep 2026 07:18:22 +0000 NILAI GOTONG ROYONG DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT MUSI RAWAS KERJASAMA DALAM ADAT ,HAJATAN , DAN KEHIDUPAN SEHARI-HARI https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4114 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai gotong royong dalam kehidupan sosial masyarakat Musi Rawas, khususnya dalam adat istiadat, kegiatan seremonial, dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan warga setempat, serta dokumentasi kegiatan sosial dan budaya. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai peran gotong royong dalam kehidupan masyarakat.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi nilai sosial yang fundamental dalam memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta menjaga hubungan yang harmonis antaranggota masyarakat. Dalam adat istiadat dan kegiatan seremonial, seperti pernikahan, perayaan keagamaan, dan ritual bersama, gotong royong diwujudkan melalui kerja kolektif, pembagian tanggung jawab, dan saling membantu tanpa mengharapkan imbalan materi. Dalam kehidupan sehari-hari, nilai gotong royong tercermin dalam kegiatan membantu tetangga, kerja bakti, serta pemecahan masalah secara bersama-sama. Praktik-praktik tersebut menunjukkan bahwa gotong royong tidak hanya berfungsi sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai mekanisme sosial dalam melestarikan kearifan lokal dan memperkuat kohesi masyarakat di tengah perubahan sosial.</p> Nina herli Yanti Putri, Gr Mani, Tiwi Setyo Putri, Bayu Kirana Al azziz ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4114 Fri, 11 Sep 2026 07:23:22 +0000 ANALISIS NILAI SOSIAL PADA PIDATO DI MUSI RAWAS UTARA https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4049 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial yang terkandung dalam pidato di Musi Rawas Utara serta relevansinya dengan wacana pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan teks pidato, transkripsi pidato lisan, pengelompokan indikator nilai sosial, serta penafsiran data berdasarkan teori nilai sosial. Data penelitian berupa teks pidato yang disampaikan oleh pejabat daerah dan tokoh masyarakat di Musi Rawas Utara, sedangkan sumber data berasal dari dokumentasi resmi, rekaman video, dan naskah pidato tertulis. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidato di Musi Rawas Utara memuat nilai sosial dominan seperti kebersamaan, tanggung jawab, gotong royong, rasa hormat, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut berperan penting dalam memperkuat kohesi sosial serta mendukung pendidikan karakter masyarakat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pidato publik dapat berfungsi sebagai media edukatif dalam menanamkan nilai sosial. Oleh karena itu, teks pidato relevan digunakan sebagai bahan pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam kajian wacana dan pendidikan karakter.</p> Romlah Rahmatullah, Anisa Pamili, Beben ., Leppi Nurjannah, Sindi Tri Utami ##submission.copyrightStatement## https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/SIBISA/article/view/4049 Fri, 11 Sep 2026 00:00:00 +0000