MEDIA SOSIAL DAN DINAMIKA BAHASA NEGATIF GENERASI DIGITAL : MILENIAL, GEN Z, GEN ALPHA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media sosial terhadap perilaku berbahasa negatif pada generasi digital di era globalisasi. Generasi digital yang dimaksud meliputi Milenial, Generasi Z, dan Generasi Alpha yang aktif menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi dan ekspresi diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi, pencatatan, dan dokumentasi, kemudian dilanjutkan dengan pengelompokan dan analisis data. Data penelitian berupa tuturan, komentar, dan unggahan media sosial yang mengandung bahasa negatif. Sumber data diperoleh dari platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp, serta didukung oleh sumber pustaka yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan memperhatikan konteks sosial dan budaya penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh signifikan dalam memperkuat penggunaan bahasa negatif melalui proses imitasi, normalisasi, dan budaya viral. Perilaku berbahasa negatif cenderung dianggap wajar dan menjadi bagian dari gaya komunikasi generasi digital. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa media sosial berperan besar dalam membentuk pola komunikasi generasi digital, sehingga diperlukan upaya peningkatan literasi digital dan penanaman etika berbahasa untuk meminimalkan dampak negatifnya.
References
https://doi.org/10.23887/jpbsi.v8i2.56789
Pratama, R. A., Putri, S. N., & Hidayat, T. (2022). Budaya viral dan normalisasi bahasa tidak santun di media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 55-68.
https://doi.org/10.25008/jik.v10i1.432
Sari, M., & Nurhayati, E. (2021). Kesantunan berbahasa pengguna media sosial pada kelompok usia dewasa muda. Jurnal Linguistik Indonesia, 39(1), 75-88.
https://doi.org/10.26499/jli.v39i1.321
Wahyuni, S., & Putra, D. A. (2020). Media sosial dan perubahan perilaku komunikasi generasi milenial. Jurnal Komunikasi Massa, 5(2), 101-112.
https://doi.org/10.31227/jkm.v5i2.214
Setiawan, B., & Kurniawati, R. (2021). Etika komunikasi digital dalam perspektif linguistik pragmatik. Jurnal Bahasa dan Sastra, 21(2), 189-202.
https://doi.org/10.17509/jbs.v21i2.3987
Hidayah, N., & Saputra, A. (2022). Pergeseran norma kesantunan berbahasa di ruang digital. Jurnal Kajian Bahasa, 6(1), 33-47.
https://doi.org/10.26740/jkb.v6n1.p33-47
Susanto, H., & Amelia, R. (2020). Media sosial sebagai ruang konstruksi budaya komunikasi generasi Z. Jurnal Sosioteknologi, 19(3), 421-433.
https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2020.19.3.8
Lestari, I., & Wibowo, A. (2023). Pengaruh media digital terhadap pembentukan karakter bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 59-72.
https://doi.org/10.31004/jpaud.v7i1.1890
Putri, D. K., & Ramadhan, S. (2021). Bahasa media sosial dan identitas generasi muda. Jurnal Humaniora, 33(2), 210-223.
https://doi.org/10.22146/jh.v33i2.60123
Maulana, Y., & Fitriani, L. (2022). Literasi digital dan tantangan etika berbahasa di era media sosial. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 27(3), 357-369.
https://doi.org/10.24832/jpnk.v27i3.2567









