DAMPAK BAHASA DAERAH SELANGIT TERHADAP EKSTENSITAS BAHASA NASIONAL
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan bahasa daerah Selangit terhadap ekstensi dan perkembangan bahasa nasional di masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan prosedur pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap 150 responden yang merupakan penutur aktif bahasa Selangit. Sumber data berasal dari masyarakat lokal, dokumen resmi penggunaan bahasa, dan literatur terkait bahasa daerah dan bahasa nasional. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk mengetahui frekuensi, pola penggunaan, serta hubungan antara intensitas penggunaan bahasa daerah dengan pemahaman dan penguasaan bahasa nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Selangit secara intensif cenderung memperkaya kosakata bahasa nasional, namun terdapat indikasi pengurangan beberapa aspek formal bahasa nasional di kalangan generasi muda. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa bahasa daerah Selangit memiliki pengaruh signifikan terhadap keberlanjutan bahasa nasional, terutama dalam aspek kosakata dan ekspresi kultural, sehingga upaya pelestarian bahasa daerah perlu dilakukan tanpa mengurangi peran bahasa nasional sebagai bahasa persatuan.
References
Clyne, M. (2003). Dynamics of language contact: English and immigrant languages. Cambridge University Press.
Dardjowidjojo, S. (2011). Bahasa dan budaya: Bahasa Indonesia dalam interaksi sosial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Edwards, J. (1994). Multilingualism. London: Routledge.
Ferguson, C. A. (1959). Diglossia. Word, 15(2), 325–340. https://doi.org/10.1080/00437956.1959.11659702
Fishman, J. A. (1972). The sociology of language: An interdisciplinary social science approach to language in society. Rowley, MA: Newbury House.
Fishman, J. A. (1991). Reversing language shift: Theoretical and empirical foundations of assistance to threatened languages. Clevedon: Multilingual Matters.
Grosjean, F. (1982). Life with two languages: An introduction to bilingualism. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Haugen, E. (1966). Language conflict and language planning: The case of modern Norwegian. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Sneddon, J. N. (2003). The Indonesian language: Its history and role in modern society. Sydney: UNSW Press.
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Kajian ilmu bahasa dalam masyarakat (3rd ed.). Jakarta: Rineka Cipta.
Clyne, M. (2003). Dynamics of language contact: English and immigrant languages. Cambridge University Press.
Dardjowidjojo, S. (2011). Bahasa dan budaya: Bahasa Indonesia dalam interaksi sosial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Edwards, J. (1994). Multilingualism. London: Routledge.
Ferguson, C. A. (1959). Diglossia. Word, 15(2), 325–340. https://doi.org/10.1080/00437956.1959.11659702
Fishman, J. A. (1972). The sociology of language: An interdisciplinary social science approach to language in society. Rowley, MA: Newbury House.
Fishman, J. A. (1991). Reversing language shift: Theoretical and empirical foundations of assistance to threatened languages. Clevedon: Multilingual Matters.
Grosjean, F. (1982). Life with two languages: An introduction to bilingualism. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Haugen, E. (1966). Language conflict and language planning: The case of modern Norwegian. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Sneddon, J. N. (2003). The Indonesian language: Its history and role in modern society. Sydney: UNSW Press.
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Kajian ilmu bahasa dalam masyarakat (3rd ed.). Jakarta: Rineka Cipta.
Clyne, M. (2003). Dynamics of language contact: English and immigrant languages. Cambridge University Press.
Dardjowidjojo, S. (2011). Bahasa dan budaya: Bahasa Indonesia dalam interaksi sosial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Edwards, J. (1994). Multilingualism. London: Routledge.
Ferguson, C. A. (1959). Diglossia. Word, 15(2), 325–340. https://doi.org/10.1080/00437956.1959.11659702
Fishman, J. A. (1972). The sociology of language: An interdisciplinary social science approach to language in society. Rowley, MA: Newbury House.
Fishman, J. A. (1991). Reversing language shift: Theoretical and empirical foundations of assistance to threatened languages. Clevedon: Multilingual Matters.
Grosjean, F. (1982). Life with two languages: An introduction to bilingualism. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Haugen, E. (1966). Language conflict and language planning: The case of modern Norwegian. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Sneddon, J. N. (2003). The Indonesian language: Its history and role in modern society. Sydney: UNSW Press.









