NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DESA AIR BELITI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya lokal Musi Rawas dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan prosedur penelitian meliputi perencanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa perilaku, tradisi, dan aktivitas sosial masyarakat yang mencerminkan nilai-nilai budaya lokal, seperti gotong royong, musyawarah, sopan santun, dan rasa kekeluargaan. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya lokal Musi Rawas masih diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kegiatan sosial, adat, dan interaksi antarindividu. Nilai-nilai tersebut berperan penting dalam membentuk kebersamaan, kepedulian sosial, dan menjaga keharmonisan masyarakat. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa nilai-nilai budaya lokal Musi Rawas memiliki peran strategis sebagai pedoman hidup masyarakat dan perlu dilestarikan sebagai identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
References
Balee, W. (1998). Advances in historical ecology. New York, NY: Columbia University Press.
Berkes, F. (1999). Sacred ecology: Traditional ecological knowledge and resource management. Philadelphia, PA: Taylor & Francis.
Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures: Selected essays. New York, NY: Basic Books.
Giddens, A. (1990). The consequences of modernity. Stanford, CA: Stanford University Press.
Haugen, E. (1972). The ecology of language. Stanford, CA: Stanford University Press.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi (Cetakan ke-4). Jakarta: Rineka Cipta.
Keraf, G. (2010). Etika lingkungan: Sebuah pendekatan filosofis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Soemarwoto, O. (2004). Lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sztompka, P. (2007). Sociology of social change. Malden, MA: Blackwell Publishing.









