PERAN MASYARAKAT DAN GENERASI MUDA MENJAGA TRADISI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat dan generasi muda dalam menjaga dan melestarikan tradisi sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data terdiri atas tokoh adat, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda yang terlibat dalam pelaksanaan tradisi, serta dokumen pendukung terkait kegiatan adat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berperan sebagai penjaga nilai-nilai tradisi, pelaksana upacara adat, serta pengajar dan pemberi teladan bagi generasi muda. Generasi muda berperan sebagai penerus tradisi dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan adat, mempelajari nilai budaya, dan memanfaatkan teknologi untuk mendokumentasikan dan memperkenalkan tradisi. Penelitian ini juga menemukan bahwa sinergi antara masyarakat dan generasi muda menjadi kunci keberlangsungan tradisi, meskipun terdapat tantangan seperti rendahnya minat sebagian generasi muda dan keterbatasan fasilitas. Kesimpulannya, pelestarian tradisi bergantung pada kerja sama aktif antara masyarakat sebagai penjaga nilai dan generasi muda sebagai penerus dan inovator.
References
Koentjaraningrat. (2015). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia
Pustaka Utama.
Prasetyo, A. (2021). Peran generasi muda dalam pelestarian budaya lokal di era
globalisasi. Jurnal Sosial dan Budaya, 13(2), 145-156.
Rahmawati, D. (2020). Pewarisan nilai-nilai budaya melalui pendidikan keluarga dan
masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(1), 67-78.
Wibowo, A., & Santoso, B. (2019). Sinergi antargenerasi dalam pelestarian tradisi lokal.
Jurnal Antropologi Indonesia, 40(2), 101-114.
Sedyawati, E. (2014). Kebudayaan di Nusantara: Dari Keris, Tor-Tor sampai Industri
Budaya. Jakarta: Komunitas Bambu.
Tilaar, H. A. R. (2012). Kebudayaan dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Spradley, J. P. (2007). Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.









