TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA DALAM FILM LAURA KARYA HANUNG BRAMANTYO

  • Sri Rofiah Afriani Universitas PGRI Palembang
  • Hetilaniar . Universitas PGRI Silampari
  • Yenny Puspita Universitas PGRI Silampari

Abstract

Film Laura (2024) karya Hanung Bramantyo dipilih sebagai objek penelitian karena menampilkan konflik sosial dan konflik batin yang kuat. Film ini mengangkat kisah nyata perjuangan Laura Anna yang mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan, serta menghadapi tekanan dalam hubungan sosial dan kehidupan pribadinya. Konflik sosial yang dialami tokoh Laura, seperti relasi dengan pasangan dan lingkungan sosial, memicu munculnya konflik batin berupa trauma, kecemasan, dan pergulatan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan bentuk konflik sosial dan konflik batin yang dialami tokoh-tokoh dalam film Laura karya Hanung Bramantyo ditinjau melalui dinamika id, ego, dan superego menurut teori psikoanalisis Sigmund Freud. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat menambah wawasan dan memperkaya kajian ilmu sastra, khususnya dalam bidang psikologi sastra, dengan memberikan pemahaman mengenai konflik tokoh dalam film Laura karya Hanung Bramantyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Laura menggambarkan konflik sosial dari hubungan tidak harmonis, tekanan keluarga, serta masalah kesehatan dan ekonomi yang kemudian memicu konflik batin para tokoh. Berdasarkan teori Freud, hal ini terlihat dari id berupa emosi spontan, ego yang mulai rasional dalam mengambil keputusan, dan superego yang tetap menjaga nilai moral dan norma di tengah tekanan.

 

Keywords: Psikologi Sastra, Konflik Batin, Konflik Sosial, Psikoanalisis Freud, Film Laura

References

Bagtayan, Z. A. (2024). Analisis Kajian Psikologi Sastra Pada Novel Pulang Cindriawati. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 14(1), 63–70.
Hutabarat, K. M., & Burhanudin, D. (2023). Konflik Batin Dalam Film Kukira Kau Rumah : Kajian Psikologi Sastra. Jiip (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 6, 7652–7656.
Hutabarat, R., & Burhanudin, A. (2023). Konflik batin tokoh Aris pada film Pria: Kajian psikologi sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra (PBS), 9(1), 86–97.
Hutabarat, R., & Burhanudin, A. (2023). Konflik batin tokoh dalam film Ngeri-Ngeri Sedap: Kajian psikologi sastra. Jurnal Bahasa dan Sastra UNPAM, 5(1), 80–92.
Kompas.com. (2024, September 24). "Laura" jadi film Indonesia ke-12 yang tembus 1 juta penonton.
Lythia, A., Nurhasanah, E., & Nuryani, S. (2025). Dominasi aspek psikologi tokoh Ajo Kawir: Kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Bahtera Indonesia, 8(1), 45–60.
Nurjam’an, M. I. (2023). Analisis Psikologi Sastra Dalam Novel Paradigma Karya Syahid Muhammad Sebagai Pengembangan Bahan Ajar Dalam Pembelajaran Sastra Di Sma. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(1).
Nurkamila, N., & Pratiwi, W. D. (2022). Analisis Kepribadian Tokoh Utama Dalam Novel Gemaya Karya Risma Ridha Anissa (Tinjauan Psikologi Sastra). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(1). Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.5813549
Sianipar, Y. H. (2022). Kajian Kritik Sastra Dengan Pendekatan Psikologi. Jurnal Bahasa & Sastra, 7(1), 54–61.
Sita, F. N., Jamal, H. S., & Hartati, D. (2020). Kajian Sastra Bandingan Novel Salah Asuhan Dengan Novel Layla Majnun : Pendekatan Psikologi Sastra. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(1), 131–147.
Published
2026-09-17
How to Cite
Afriani, S., ., H., & Puspita, Y. (2026). TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA DALAM FILM LAURA KARYA HANUNG BRAMANTYO. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, Dan Asing, 9(2), 108-124. https://doi.org/https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v9i2.4257