Memahami Makna Kesuksesan dalam Novel Alang: Hidup Tak Pernah Memberi Bahu untuk Bersandar Karya Desi Puspitasari

  • Ocha Wahyu Perdana Universitas Bengkulu
  • Suhartono Suhartono Universitas Bengkulu
  • Sarwit Sarwono Universitas Bengkulu
Kata Kunci: makna kesuksesan, novel, hermeneutik

Abstrak

Novel yang baik memiki makna kehidupan yang bermanfaat bagi pembacanya. Untuk itu, penting dikaji tentang makna kehidupan khususnya makna kesuksesan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna kesuksesan yang terdapat dalam novel Alang: Hidup Tak Pernah Memberi Bahu untuk Bersandar karya Desi Puspitasari. Metode penelitian menggunakan metode Hermeneutik Paul Riceour. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi berupa novel Alang: Hidup Tak Pernah Memberi Bahu untuk Bersandar karya Desi Puspitasari. Uji keabsahan data menggunakan validasi pakar hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna yang ada dalam novel Alang: Hidup Tak Pernah Memberi Bahu untuk Bersandar karya Desi Pupitasari adalah kesuksesan itu yang menentukan adalah diri kita sendiri, faktor lain seperti keluarga maupun sahabat hanya sedikit sekali pengaruhnya.

##submission.authorBiographies##

##submission.authorWithAffiliation##

Mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Bengkulu

##submission.authorWithAffiliation##

Dosen Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Bengkulu

##submission.authorWithAffiliation##

Dosen Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Bengkulu

Referensi

Alfinuha, S., & Nuqul, F. L. (2017). Bahagia dalam Meraih Cita-cita: Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa Teknik Arsitektur Ditinjau dari Regulasi Emosi dan Efikasi Diri. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(1), 12. doi:10.21580/pjpp.v2i1.1357

Awalludin, A., & Anam, S. (2019). Stratifikasi Sosial dalam Novel Pabrik Karya Putu Wijaya. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 2(1), 15–16. doi:10.31540/silamparibisa.v2i1.276

Bastaman, H. D. (2007). Logoterapi: Psikologi untuk Menemukan Makna Hidup dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta: Rajawali Pers.

Darma, B. (2004). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Fananie, Z. (2000). Telaah Sastra. Surakarta: Muhammadiya University Pers.

Hardiman, F. B. (2015). Seni Memahami: Hermeneutik dari Schleiermacher sampai Derrida. Yogyakarta: PT Kanisius.

Hoed, B. H. (2011). Semiotika dan Seni Budaya. Depok: Komunitas Bambu.

Klarer, M. (2004). An Introduction to Literary Studies. London dan New York: Routledge.

Luxemburg, J. V., dkk. (1984). Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: PT Gramedia.

Manullang, F. (2019). Penafsiran Teleologis/Sosiologis, Penafsiran Purposive dan Aharon Barak: Suatu Refleksi Kritis. Veritas et Justitia, 5(2), 262–285. doi:10.25123/vej.3495

Martono, M. (2019). Kajian Kritis Hermeneutika Friederich Scheiermacher Vs Paul Ricoeur. Jurnal Edukasi Khatulistiwa, 2(1), 42. doi:10.26418/ekha.v1i1.31713

Muhammad, F. H., & Jefrizal, J. (2019). Kajian Hermeneutika dalam Sjair Iblis. Manuskripta, 9(2), 11-12. doi:10.33656/manuskripta.v9i2.145

Mustafa, M. (2015). Nilai dan Manfaat yang Terkandung dalam Silasa I. Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, 3(1), 13–14. doi:10.31813/gramatika/3.1.2015.111.11—21

Noermanzah, N. (2017). Plot in a Collection of Short Stories “Sakinah Bersamamu” Works of Asma Nadia with Feminimism Analysis. Humanus, 16(1), 27-28. doi:10.24036/jh.v16i1.7015

Puspitasari, D. (2016). Alang: Hidup Tak Pernah Memberi Bahu untuk Bersandar. (T. Rahmawati, Ed.) (1st ed.). Jakarta: Mahaka Publishing (Imprint Republika Penerbit).

Sarwono, S., Rahayu, N., Purwadi, A. J. Noermanzah. (2020). Kayiak Beterang Ritual: The First Social Life Learning of the Serawai Girls. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(1), 1278-1280, http://www.ijstr.org/paper-references.php?ref=IJSTR-0120-28497

Sudjiman, P. (1993). Bunga Rampai Stilistik. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Suharianto, S. (1982). Dasar-Dasar Teori Sastra. Surakarta: Widya Duta.

Sulaeman, A., Goziyah, Purawinangun, I.A., Noermanzah. (2020). Social Value in the Novel Hatta: Aku Datang karena Sejarahby Sergius Sutanto as Teaching Materials in Teaching Literature in Schools. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(3). 611. http://www.ijstr.org/paper-references.php?ref=IJSTR-0320-32332

Sumaryono, E. (1999). Hermeneutik: Sebuah Metode Filsafat. Yogyakarta: Kanisius.

Teeuw, A. (1988). Sastra dan Ilmu Sastra Pengatar Teori Sastra. Jakarta: PT Dunia Pustaka Jaya.

Wachid, Abdul. 2006. Hermeneutika sebagai Interpretasi Paul Richoeur dalam Memahami Teks-Teks Seni. Purwokerto: STAIN Purwokerto.

Wellek, R. & Warren, A. (1976). Theory of Literature. USA: Penguin University Books.

Wicaksono, A. (2017). Kearifan pada Lingkungan Hidup dalam Novel-Novel Karya Andrea Hirata (Tinjauan Strukturalisme Genetik). JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 5(1), 7-8. doi:10.26499/jentera.v5i1.346

Zoest, A. V. (1990). Fiksi dan Nonfiksi dalam Kajian Semiotik. Jakarta: Intermasa.
Diterbitkan
2020-06-28
##submission.howToCite##
Perdana, O. W., Suhartono, S., & Sarwono, S. (2020). Memahami Makna Kesuksesan dalam Novel Alang: Hidup Tak Pernah Memberi Bahu untuk Bersandar Karya Desi Puspitasari. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, Dan Asing, 3(1), 59-73. https://doi.org/https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v3i1.934