Rumah Limas Di Museum Balaputera Dewa : Tinjauan Sejarah Dan Peranannya Dalam Pelestarian Budaya
Abstract
Rumah Limas is a traditional house from South Sumatra that holds not only architectural value but also historical and philosophical significance reflecting the cultural identity of the Palembang community. This study aims to examine the historical journey of Rumah Limas, particularly the one preserved as a collection at the Balaputera Dewa State Museum of South Sumatra, and to analyze its role in cultural preservation. This research employs a qualitative approach with data collected through literature review, observation, and documentation. The findings show that Rumah Limas underwent several relocations due to political and developmental changes before being reconstructed and permanently housed in the museum. Its presence serves as an important medium for cultural education, preservation of traditional values, and reinforcement of local identity. By preserving both the physical structure and its underlying philosophical meaning, Rumah Limas stands not only as a symbol of cultural heritage but also as a means of transmitting cultural knowledge to present and future generations.
References
Abdurahman. 2011. “Metodologi penelitian sejarah islam.”
Amiwarti, Amiwarti. 2017. “Spesifikasi Bentuk Dan Dimensi Rumah Limas Sumatera Selatan.” TEKNIKA: Jurnal Teknik 2(2): 131.
Astuti. 2012. “Arsitektur Tradisional dan Nilai Budaya Lokal.”
Van Bemmelen, Sita, dan Remco Raben. 2011. “Antara Daerah dan Negara: Indonesia tahun 1950-an.” : 1–17.
Heriani, Yenni, Dkk. Gelar Kebangsawanan Kaitannya dengan Rumah Limas Palembang.
Heryani, Yenny. 2006. Gelar Kebangsawanan Kaitanya Dengan Rumah Limas Palembang.
Kodiran. 1997. Kebudayaan Jawa, dalam Manusia dan Kebudayaan Indonesia.
Kurniawati. 2021. “Transformasi Fungsi Rumah Limas dalam Museum Balaputra Dewa.”.”
Luciani, dan Elly Malihah. 2020. “Local Wisdom Analysis of Rumah Limas in Sumatera Selatan.” Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development (IJSED) 2(1): 1–9. https://ap3si.org/ijsed2/index.php/journal/article/view/16/16.
Mahal, Leonard Julio Axel. 2020. “Perlindungan Hukum atas Rumah Adat sebagai Ekspresi Budaya Tradisional.” Dharmasisya: Jurnal Program Magister Fakultas Hukum Universitas Indonesia 1(1): 517–29. https://scholarhub.ui.ac.id/dharmasisyaAvailableat:https://scholarhub.ui.ac.id/dharmasisya/vol1/iss1/5.
Mulkhan, Abdul Munir et al. 2020. Dinamika Kebudayaan Dan Problem Kebangsaan.
Nawiyanto. 2016. “Kesultanan Palembang Darusalam : Sejarah dan Warisan Budayanya.” News.Ge: https://news.ge/anakliis-porti-aris-qveynis-momava.
Nelsen, Matthew P. et al. 2021. “Pengantar Kajian Sejarah.” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 119(4): 361–416.
Pasaribu, Benny S. 2022. UUP Academic Manajemen Perusahaan YKPN Metodologi Penelitian Untuk Ekonomi dan Bisnis. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/65013/1/Metodologi Penelitian.pdf.
Pratama, Yudi. 2019. “Rumah Limas: Refleksi Sejarah Akulturasi Kebudayaan Masyarakat Sumatera Selatan.” Jambura History and Culture Journal 1(1): 29–40. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jhcj/article/view/2529.
Rasyid. 2017. “Simbolisme dan Makna Filosofis dalam Arsitektur Rumah Limas.” *Jurnal Arsitektur dan Budaya.”
Refisrul. 2008. “RUMAH LIMAS PALEMBANG Konsep Tata Ruang dan Pengaruh Jawa.” Sustainability (Switzerland) 11(1): 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.
Samsudin & Ibnu, Iwan Muraman. 2020. Rumah Limas dan Lamban Ulu Ogan.
Santun, Dedi Irwanto Muhammad., Murni, dan Supriyanto. 2010. Eja Publisher Iliran dan Uluan.
Sary, Reny Kartika. 2015. “Rumah Limas Palembang ‘Warisan Budaya Yang Hampir Punah.’” Berkala Teknik 5(2): 856–63.
Sayono, Joko. 2021. “Sejarah dan Budaya :” : 369–76.
Wahab, Fatkhul. 2020. “RELASI TASAWUF DAN KEBUDAYAAN dengan agama , sehingga tidak menjadi kebudayaan liar yang menuntun manusia.” Jurnal Pusaka 9(2): 74–94.
Wijaya, Ahmad Alim, Syarifuddin Syarifuddin, dan Aulia Novemy Dhita. 2021. “Nilai-Nilai Kearifan Lokal Rumah Adat Kajang Lako di Jambi.” Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah 10(1): 60–69.
Yuliani. 2021. “Wisata Budaya dan Identitas Lokal: Studi Museum di Sumatera Selatan.”
-.1933. “Palembangsch Museum”. De avondpost, 5 Mei 1933. Tersedia pada https://resolver.kb.nl/resolve?urn=MMKB27:017931057:mpeg21:a00129












