Respons Siswa SMP Negeri se-Kota Lubuklinggau terhadap Bahan Ajar Cerita Rakyat Lubuklingau

  • Agung Nugroho STKIP PGRI Lubuklinggau
  • Luci Fitri STKIP PGRI Lubuklinggau
Keywords: respons, bahan ajar, cerita rakyat Lubuklinggau

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan respons siswa terhadap bahan ajar cerita rakyat Lubuklinggau. Rumusan masalah Bagaimana respons siswa terhadap bahan ajar cerita rakyat Lubuklinggau di SMPN se-Kota  Lubuklinggau?”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan observasi kelas. Teknik analisis data yaitu dengan tahap deskripsi, tahap klasifikasi, tahap analisis, interpretasi data, evaluasi, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui hasil Indikator pertama, 100% siswa senang, antusias dan bersemangat dalam membaca atau mendengar cerita rakyat Lubuklinggau. Pada indikator kedua, 139 siswa atau 100% peduli terhadap karya sastra cerita rakyat, sementara siswa yang merespon karya sastra cerita rakyat sebanyak 139 siswa atau 100%. Pada indikator ketiga, 134 siswa atau 96,40%, optimis terhadap manfaat membaca karya sastra cerita rakyat Lubuklinggau dan, indikator percaya manfaat membaca karya sastra sebanyak 134 orang atau 96,40%. Indikator keempat, 139 siswa atau 100%, serius dalam belajar sastra cerita rakyat Lubuklinggau, sedangkan siswa yang aktif belajar sastra sebanyak 135 orang atau 97,12%. Siswa yang terlibat aktif dalam pembelajaran sastra sebanyak 139 orang atau 100%. Pada indikator kelima, 139 siswa atau 100%, bersedia dalam kegiatan belajar sastra dan siswa yang merespons bahan ajar sastra secara sempotan sebanyak 135 orang atau 97,12% dan 4 siswa atau 2,88% belum menunjukkan sikap sepontan dalam merespons bahan ajar cerita rakyat Lubuklinggau. Berdasarkan hasil respons siswa dapat disimpulkan bahwa bahan ajar cerita rakyat Lubuklinggau mampu memotivasi kegiatan belajar siswa kelas VII SMP Negeri in se-Kota Lubuklinggau.

Kata kunci: respons, bahan ajar, cerita rakyat Lubuklinggau

 

Abstract

The objective of this research was to describe students' responses in teaching materials folklore Lubuklinggau. The formulation of the problem of this research was: "How do the students respond the teaching of folklore in junior high school at Lubuklinggau City?". This research used descriptive qualitative method. Data collection in this research used questionnaire and class observation. Data analysis technique that is with description stage, classification phase, analysis phase, data interpretation, evaluation, and conclusion. The result showed that the first indicator, 100% of students happy, enthusiastic and eager to read or hear the folklore Lubuklinggau. In the second indicator, 139 students or 100% care about literary works of folklore, while students who respond to literature folklore as much as 139 students or 100%. In the third indicator, 134 students or 96.40%, optimistic about the benefits of reading literature folklore Lubuklinggau and, indicators believe the benefits of reading literary works as many as 134 people or 96.40%. The fourth indicator, 139 students or 100%, serious in learning literature folklore Lubuklinggau, while students were active learning literature as much as 135 people or 97.12%. Students who were actively involved in learning literature as many as 139 people or 100%. In the fifth indicator, 139 students or 100%, willing in literary learning activities and students who respond to literary materials in sprint as much as 135 people or 97.12% and 4 students or 2.88% have not shown spray attitude in response in teaching folklore. Based on the results of students’ responses, it can be concluded that the teaching materials folklore Lubuklinggau able to motivate the learning activities of the seventh grade students of state junior high school in all Lubuklinggau City.

Keywords: response, teaching materials, folklore Lubuklinggau

 

Author Biographies

Agung Nugroho, STKIP PGRI Lubuklinggau

Dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP PGRI Lubuklinggau

Luci Fitri, STKIP PGRI Lubuklinggau

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana Universitas Bengkulu

References

Amri, Sofan dkk. (2010). Kontruksi Pengembangan Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Arifin, Syamsul & Kusrianto, Adi. (2009). Sukses Menulis Buku Ajar dan Referensi. Jakarta: Grasindo.

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Baksin, Askurifai. (2008). Aplikasi Praktis Pengajaran Sastra. Bandung: Pribumi Mekar.

Creswell, John. (2015). Riset Pendidikan: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif & Kuantitatif. Terjemahan dari Soetjipto H. P. & Soetjipto, Sri Mulyantini. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Komariah, Yoyoh. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Cerita Rakyat Kuningan Terintegrasi Nilai Karakter dalam Pembelajaran Apresiasi Sastra di SMP. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 100. http://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/910

Mulyatiningsih, Endang. (2012). Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Noermanzah, N. N. (2017). Plot in a Collection of Short Stories “Sakinah Bersamamu” Works of Asma Nadia with Feminimism Analysis. Humanus, 16(1), 27. doi:10.24036/jh.v16i1.7015

Prastowo, Andi. (2011). Panduan Kreatif Membuat Model Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.

Putra, I. K. Rika Adi, dkk. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia pada Topik Teks Laporan Observasi Berbasis Tri Hita Karana untuk Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali. Artikel, diakses pada 1 Juli 2017. https://media.neliti.com/media/publications/206974-pengembangan-bahan-ajar-bahasa-indonesia.pdf

Zaidan, Abdul Rozak dkk. (2007). Kamus Istilah Sastra. Jakarta: Balai Pustaka.
Published
2018-06-29