Nilai Budaya dan Feminisme dalam Kumpulan Cerpen Jeramba-Jeramba Malam: 10 Cerpen Terbaik Sayembara Menulis Cerpen Lokalitas Lubuklinggau Karya Mimi La Rose, dkk.
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya dan feminisme dalam kumpulan cerita pendek Jeramba-Jeramba Malam karya Mimi La Rose dkk. Dalam kumpulan cerpen tersebut banyak mengangkat nilai-nilai budaya lokalitas Kota Lubuklinggau yang digambarkan melalui tokoh perempuan. Jenis penelitian termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan metode content analysis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Data dianalisis berdasarkan konsep teknik interaktif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pergeseran nilai-nilai budaya di masyarakat berpengaruh terhadap pandangan dan citra perempuan. Pandangan dunia perempuan yang dominan dalam kumpulan cerpen Jeramba-Jeramba Malam adalah campuran dunia domestik dan publik, dunia domestik, dan dunia publik. Perbedaan pandangan ini melahirkan citra positif perempuan, seperti mandiri, lembut, sabar, bertanggung jawab, tabah, kuat, dan tegar. Juga citra negatif perempuan, seperti masa bodoh, tidak setia, dan kurang bertanggung jawab.
Kata kunci: nilai budaya, nilai feminisme, dan cerpen
Abstract
The objective of this research was to describe culture values and feminism in a collection of short stories Jeramba-Jeramba Malam by Mimi La Rose et al. This stories explored the cultural values of the Lubuklinggau City locality depicted through female characters. This research was descriptive qualitative research with content analysis method. Data collection techniques using documentation techniques. The data was analyzed based on interactive engineering concepts including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of data analysis can be concluded that the shift of cultural values in the society affects the views and image of women. The dominant worldview of women in the collection of short stories of Jeramba-Jeramba Malam is a mixture of the domestic and public world, the domestic world, and the public world. This divergence of views creates a positive image of women, such as independent, gentle, patient, responsible, steadfast, strong, and tough. Also the negative image of women, such as ignorance, unfaithfulness, and lack of responsibility.
Keywords: culture values, feminism values, and short story
References
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2017). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): Kamus Versi Online/Daring (dalam Jaringan). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (Pusat Bahasa) Diakses pada 20 September 2017. https://kbbi.web.id/malam
Endraswara, Suwardi. (2013). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: CAPS (Center for Akademic Publishing Service).
Fayumi, Badariyah. (2001). Keadilan dan Kesetaraan Gender (Perspektif Islam). Jakarta: Tim Pemberdayaan Perempuan Bidang Agama Departemen Agama RI.
Goldman, Lizbeth. (2001). Literature and Gender. New York: The Open University.
Kosasih. (2012). Dasar-Dasar keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya.
Milles B, Matthew & Huberman. (2007). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Metode-Metode Baru. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Noermanzah, N. (2017). Plot in a Collection of Short Stories “Sakinah Bersamamu” Written by Asma Nadia with Feminimism Analysis. Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora, 16(1). https://doi.org/10.24036/jh.v16i1.7015
Rose, La Mimi, dkk. (2016). Jeramba-Jeramba Malam: 10 Cerpen Terbaik Sayembara Menulis Cerpen Lokalitas Lubuklinggau. Lubuklinggau: Bennyinstitute.
Setiadi, Elly M., dkk. (2010). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana.
Sihaloholistick. (2014). Nilai Perempuan dalam Sastra. (Online) Jendela Sastra, Media Sastra Indonesia. Diakses 4 Februari 2017. http://www.jendelasastra.com/wawasan/artikel/nilai-perempuan-dalam-sastra?page=0%2C1
Suaka, I Nyoman. (2014). Analisis Sastra: Teori dan Apresiasinya. Yogyakarta: Ombak.
Sugihastuti & Suharto. (2015). Kritik Sastra Feminisme: Teori dan Aplikasinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wicaksono, Andri. (2014). Menulis Kreatif Sastra dan Beberapa Model Pembelajarannya. Yogyakarta: Garudhawaca.
Zuhdi. (2017). Kepunan: Suplemen Gizi Spiritual untuk Mengajarkan Nilai-nilai Akhlak dan Patriotisme Berbasis Kearifan Lokal. (Makalah) disajikan dalam Bedah Buku “Kepunan” Karya Benny Arnas, 3 Februari 2017.