Kohesi dan Koherensi dalam Koran Bisnis Indonesia dengan Judul Kemenperin Jamin Serap Garam Rakyat

  • Goziyah Goziyah Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Harninda Rizka Insani Universitas Muhammadiyah Tangerang
Keywords: kohesi, koherensi, koran

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu memberikan pemahaman tentang kohesi dan koherensi dalam Koran Bisnis Indonesia dengan judul Kemenperin Jamin Serap Garam Rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dengan reduksi data, tabulasi data, klasifikasi data, interpretasi data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam teks berita dalam Koran Bisnis Indonesia terdapat kohesi yang lebih dominan ditemukan kata ganti (pronominal) untuk kata ganti orang, ellipsis, dan konjungsi atau kata hubung. Kemudian, koherensi yang ditemukan yaitu hubungan pertentangan, hubungan general spesifik, hubungan perbandingan, hubungan sebab-akibat, hubungan tinjauan, dan hubungan rujukan.

Kata kunci: kohesi, koherensi, koran

 

Abstract

The objective of this research was to provide an understanding of cohesion and coherence in the newspaper Bisnis Indonesia with title Kemenperin Jamin Serap Garam Rakyat. The research method used is the method of content analysis with a qualitative approach. Data collection techniques using documentation techniques. Data analysis techniques begin with data reduction, data tabulation, data classification, data interpretation, and conclusions. The results show that in the news text in the newspaper Bisnis Indonesia there is a more dominant cohesion found pronouns for pronouns, ellipsis, and conjunctions or hyphens. Then, the coherence that is found is the relationship of contradictions, general specific relationships, comparison relationships, causal relationships, review relationships, and referral relationships.

Keywords: cohesion, coherence, newspapers

 

Author Biographies

Goziyah Goziyah, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Harninda Rizka Insani, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Tangerang

References

Alwi, Hasan dkk. (2003). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Pusat Bahasa dan Balai Pustaka.

Anshori, Dadang S. (2015). Bahasa Koran sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa. Artikel, Diakses pada 20 Januari 2018. http://file.upi.edu/Direktori/FPBS/JUR._PEND._BHS._DAN_SASTRA_INDONESIA/197204031999031-DADANG/Artikel_Koran_bahan_ajar.pdf

Arifin, Zaenal dkk. (2015). Wacana: Transaksional dan Interaksional dalam Bahasa Indonesia. Tangerang: Pustaka Mandiri.

Chaer, Abdul & Agustina, Leonie. (1995). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Effendy, Onong Uchjana. (2000). Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Halliday, M.A.K. & Hasan, Ruqaiya. (1976). Cohesion in English. London: Oxford University Press.

Purwitasari, Eva Dewi. (2017). Analisis Kohesi dan Koherensi Rubrik Boleh Tahu pada Majalah Bobo Online serta Relevansinya terhadap Bahan Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa SD/MI. Al-Ibtida’, 5(1), 1. http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/alibtida/article/view/3134/2324

Purwoko, Herudjati. (2008). Discourse Analysis: Kajian Wacana bagi Semua Penutur. Jakarta: PT Indeks.

Rizal, Mellida dkk. (2017). Analisis Kohesi dan Koherensi Teks Opini dalam Surat Kabar Serambi Indonesia. Langgam Bahasa, 11(2), 173-174. http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JLB/article/view/11043/8795

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumarlam. (2003). Analisis Wacana: Teori dan Praktik. Surakarta: Pustaka Cakra.

Widiatmoko, Wisnu. (2015). Analisis Kohesi dan Koherensi Wacana Berita Rubrik Nasional di Majalah Online Detik. JSI: Jurnal Sastra Indonesia, 4(1), 1.

Zaimar, Okke Kusuma Sumantri & Harahap, Ayu Basuki. (2015). Teori Wacana. Jakarta: Penaku.
Published
2018-06-30