EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN LITERASI BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN KETRAMPILAN MEMBACA DAN PENALARAN KRITIS PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran literasi berbasis masalah (Problem-Based Literacy Learning) dalam meningkatkan keterampilan membaca dan penalaran kritis siswa kelas V sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan literasi membaca dan berpikir kritis siswa pada jenjang sekolah dasar yang disebabkan oleh dominasi pembelajaran konvensional yang bersifat satu arah dan kurang melibatkan siswa secara aktif dalam proses konstruksi makna teks. Kajian pustaka ini menguraikan berbagai hasil penelitian terdahulu, teori belajar konstruktivisme, teori literasi, serta pendekatan problem based learning (PBL) yang mendasari model literasi berbasis masalah. Hasil telaah pustaka menunjukkan bahwa pembelajaran literasi berbasis masalah mampu menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran (student-centered learning) melalui penyajian permasalahan kontekstual yang menantang kemampuan berpikir kritis dan pemahaman bacaan. Model ini efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca, terutama pada aspek memahami makna, menemukan ide pokok, dan menafsirkan informasi, sekaligus mengembangkan kemampuan bernalar kritis melalui aktivitas analisis, evaluasi, dan refleksi terhadap teks. Efektivitas model ini juga dipengaruhi oleh kesiapan guru dalam merancang skenario pembelajaran berbasis masalah, kemampuan mengelola diskusi kelas, serta dukungan lingkungan belajar yang literat. Secara keseluruhan, literasi berbasis masalah berpotensi menjadi inovasi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka, yang menekankan penguatan kemampuan bernalar kritis dan keterampilan membaca pemahaman sebagai bagian dari kompetensi dasar literasi siswa abad ke-21. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran literasi berbasis masalah dalam meningkatkan ketrampilan membaca dan penalaran kritis siswa kelas 5 SD. Melalui tinjauan literatur dari berbagai penelitian terdahulu, artikel ini mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar model pembelajaran berbasis masalah serta peranannya dalam mengembangkan kemampuan literasi dan berpikir kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model ini dapat memperkuat motivasi belajar, meningkatkan pemahaman teks, dan mengasah kemampuan bernalar kritis siswa secara signifikan. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan kontekstual untuk kelas Sekolah Dasar.
References
Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed). McGraw-Hill.
Barrows, H. S., & Tamblyn, R. M. (1980). Problem-based learning: An approach to medical education. Springer.
Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois.
Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment.
Fitriani, N. (2023). Pengaruh model pembelajaran literasi berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 88-99.
Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-based learning: What and how do students learn? Educational Psychology Review, 16(3), 235-266.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen sekolah dasar. Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
Kemendikbudristek. (2023). Model asesmen autentik berbasis kompetensi literasi dan numerasi. Pusat Asesmen Pendidikan.
Lestari, N., & Pratiwi, D. (2022). Pengembangan rubrik penilaian berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(2), 101-115.
Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books.
Savery, J. R. (2015). Overview of problem-based learning: Definitions and distinctions. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning. I(1), 9-20.
Slavin, R. E. (2015). Educational psychology: Theory and practice (10th ed). Pearson.
Snow, C. E. (2002). Reading for understanding: Toward an R&D program in reading comprehension. RAND Corporation.
Uno, H. B. (2019). Teori motivasi dan pengukurannya. Bumi Aksara.
Yuliani, S. (2021). Integrasi literasi dan PBL untuk meningkatkan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Pendidikan Literasi, 6(1), 45-58









