NILAI MORAL DALAM CERITA RAKYAT “PUTRI SILAMPARI”
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya moral yang terkandung dalam cerita lokal Kota Lubuklinggau berjudul Cerita Putri Silampari. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi tahap pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, dan penarikan simpulan. Data penelitian berupa kutipan teks cerita yang mengandung nilai-nilai budaya moral, sedangkan sumber data berasal dari cerita rakyat Cerita Putri Silampari. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca dan catat. Analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menafsirkan nilai-nilai budaya moral yang terdapat dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cerita Silampari memuat berbagai nilai budaya moral, seperti kejujuran, tanggung jawab, kesetiaan, kepedulian sosial, kerja keras, dan sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui perilaku tokoh, konflik, serta peristiwa dalam alur cerita yang menggambarkan kehidupan masyarakat Lubuklinggau. Simpulan penelitian ini adalah bahwa Cerita Silampari berfungsi tidak hanya sebagai karya sastra hiburan, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai-nilai budaya moral yang penting untuk pembentukan karakter dan pelestarian budaya lokal bagi generasi muda.
References
Qur'ani, H., & Andalas, EF (2019). Nilai moral dalam cerita rakyat Banten sebagai media pendidikan karakter . Jurnal Sastra dan Budaya , 13(2), 85-96.
Rahmawati, D. (2021). Fungsi nilai moral dalam cerita rakyat sebagai kontrol sosial masyarakat . Jurnal Kajian Sastra , 6(1), 33-44.
Sa'ida, N. (2020). Nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat Indonesia. Jurnal Pendidikan Humani, 8(2), 120-131.
Sari, M., & Widodo, ST (2018). Nilai kesetiaan dan identitas kolektif dalam cerita rakyat Sumatera. Jurnal Humaniora Nusantara , 10(2), 89-101.
Noermanzah, N. (2017). Peran sastra lisan dalam pembentukan karakter dan pewarisan nilai budaya masyarakat . Juli, 17(1), 1-12.
Rahmawati, D. (2021). Nilai moral dan fungsi sosial cerit. Jurnal Kajian Sastra dan Bud, 5(2), 45–5
Noermanzah. (2017). Peran sastra lisan dalam penanaman nilai moral dan sosial. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 45-53.
Nurgiyantoro, B. (2018). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.









