Sosialisasi Peningkatan Wawasan Olahraga Lari dan Pencegahan Cedera Pada Komunitas Soppeng Berlari
Abstract
Olahraga lari menawarkan banyak manfaat kesehatan, tetapi juga berisiko cedera jika teknik yang digunakan tidak tepat. Komunitas Soppeng Berlari, yang berfokus pada kebugaran anggotanya, menghadapi masalah cedera akibat kurangnya pemahaman tentang teknik yang benar. Program pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan teknik lari yang benar guna mengurangi insiden cedera dan meningkatkan kualitas latihan anggota. Metode yang digunakan mencakup observasi awal, penyusunan materi, sosialisasi interaktif, praktik teknik, dan evaluasi setelah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota mengenai teknik lari yang benar, perubahan dalam perilaku latihan, serta penurunan gejala cedera setelah kegiatan. Kegiatan ini penting untuk pembinaan komunitas dalam meningkatkan kesehatan, pengetahuan olahraga, dan pencegahan cedera pada pelari.
References
Kenney, W. L., Wilmore, J., & Costill, D. (2012). Physiology of Sport and Exercise. Human Kinetics.
Pate, R., Pratt, M., Blair, S. N., et al. (1995). Physical activity and public health. JAMA.
Van Mechelen, W., Hlobil, H., & Kemper, H. C. (1992). Incidence and prevention of sports injuries. Sports Medicine.
Figueiredo, I., Silva, M. R., & Sousa, J. E. (2025). Influence of running cadence on injury prevention. Cureus.
Linton, L., Culpan, J., & Lane, J. (2025). Running injury prevention support: a scoping review. Translational Sports Medicine.
Smith, J., & Thomas, K. (2024). Community-based education and sports practice. Journal of Sports Education.

Jurnal Pengabdian Masyarakat by http://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/index.php/JPM is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






